Halaman

Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Oktober 2014

Keropok Lekor

Wah sudah lama tidak ikut tantangan Masak Bareng Yuuk, kemarin tidak sengaja baca tentang tantangan Masbar di Fb tentang kuliner Malaysia.


Sudah tiga hari ini flu berat dan pagi ini lumayan badan agak enak langsung kangen ngedapur, kebetulan tukang sayur lewat bawa ikan kembung, saya akan coba memasak keropok lekor.
Pertama kenal makanan yang satu ini sekitar tahun 2003, pada waktu itu saya berkunjung ke Malaysia karena kebetulan Bapak berdinas disana. Dan jajanan satu ini yang termasuk jajanan favorit saya, biasa ditemukan di emperan jalan atau saat pasar malam. Kalau kami sekeluarga mudik ke Malaysia pasti cari Keropok lekor ini. Keropok lekor ada dua jenis ada yg benar-benar seperti kerupuk teksturnya kering dan crunchy,  ada yg mirip dengan pempek. Bumbu saosnya pun hampir mirip dengan pempek, asam dan pedas tapi lebih kental. 


Selasa, 14 Oktober 2014

Risoles - Risulis

Sekitar tahun 2012 kenal emak-emak kece dari Balikpapan dan Samarinda, rasanya pengen tau?  Seneeeeeng banget karena bertemu gara-gara sevisi dan sepemikiran soal Asi, makanan sehat dll. Eitsss sama soal jajanan juga... Adaaa aja yg dibahas soal makanan, yg tempat makan baru buka lah di A, pesen makanan di B, kirim makanan dr jakarta barengan... Ah seruuuuu pokonya..
Nah karena saya yg paling jauh jadilah kadang cuma kebagian ngecesnya... #jilatinlayarhape

Di Samarinda lagi pada heboh risolesnya mam sulis, pake di upload lagi fotonya di grup.... Ahhh teganya teganya teganya teganya..... #gealgeol 
Testimoni yang makan juga tambah bikin ngiler, ihhhh teganya ya bikin ngiler yg lagi hamil cantik 😜

Kebetulan ada yg mau ke Berau mam Dina sekalian mau ngajar kelas edukasi aimi ehh ternyata gak sempet ketemuan sama mam sulisnya... #nelenludah 

Tambah bikin penasaran sama risoles dan saosnya yg katanya lazis itu. Dan tiba-tiba bbrp hari kemudian mam sulis ngirimin risoles ituuuuu.... Pengambilan paketnya pun heboh krn frozen harus diambil hari ini juga, dicari ke ekspedisi gak ada lari ke bandara gak ada balik lagi ke ekspedisi ahhhh akhirnya ketemu #pelukrisoles

Karena kecapean muter-muter eh sampe rumah ketiduran pdhl niatnya mau langsung digoreng. Besok paginya saking semangat langsung goreng mau ngecek basi atau engga dan taraaa engga lalu habislah 3 risoles yg gede-gede itu.... 

Senin, 13 Oktober 2014

Rumah Makan Bu Imas - Bandung

Mungkin banyak orang kalau datang ke Bandung lebih suka nongkrong dicafe atau resto di dago atas sana tapi tidak untuk saya. Saya dan suami lebih senang jalan dan jajan ke tempat-tempat warung / gerobakan di pinggir jalan (ya iyalah masa tengah jalan) :p
Sekalian nostalgia juga sih, ya jaman dulu kencannya paling banter jajan jbakso depan superindo dago (murah kan kalo jajanin cewe kece Kaya saya jaman itu) :p wkwkwkwk

Senin, 20 Mei 2013

Wisata Kuliner di Pulau Penang


yeayyyy libur telah tiba... hmm tepatnya bukan liburan sih soalnya Haura ijin tidak masuk di sekolahnya tapi ini dalam rangka menghabiskan jatah cuti Papap 2H yang akan jatuh tempo :p. 
LIburan kali ini direncanakan dari tanggal 11 - 28 April 2013, dengan jadwal 11- 19 di Bogor lalu dilanjutkan 19 - 26 di Malaysia&Thailand dan 27 di Balikpapan. San karena kebetulan Yangkung Haura baru saja pindah domisili ke Pulau Penang maka kami memutuskan untuk sekalian berliburan kesana , lumayan hemat akomodasi selama disan *modus* hihihi

Dengan jadwal 'roadshow' kami yang padat saat pergi ke Penang kondisi kesehatan |Haura dan Hanif kurang baik. Dari Jakarta kami pergi pukul 17.45 WIB penerbangan selama 3 jam cukup membosankan bagi anak-anak tapi karena mereka tertidur pulas jadi tidak terlalu repot.

Untuk cerita jalan-jalan lengkapnya nanti ya sedang dalam kondisi 'gak mood' :)
Ok sudah siap lihat makanan yang bisa bikin cacing di perut meronta-ronta ??? siapkan tissue atau kanebo ya untuk lap iler :p hihihi

Selasa, 23 Oktober 2012

Bebek Belur Berau ^_^

Akhirnyaaaa memberanikan diri membuat postingan yang satu ini ^_^ ... ada beberapa orang yang mengatakan kalau 'dagang' itu adalah bakat yaaa kebetulan saya pun begitu karena bakat .. 'bakat kubutuh' (read : karena butuh) :)hihihihi


Tahun 2009 saya memberanikan diri terjun dalam bisnis kuliner dengan mengambil franchise RED CRISPY dan hasilnya sungguh diluar dugaan  ^_^ hanya dua bulan saja sudah balik modal alias BEP.  Saat memasuki tahun ke 3 saya merasa kurang bebas ber'ekspresi' karena yg namanya franchise sudah ada SOP (Standar Operasional Prosedur) nya tersendiri dari pusat.
Kami berdua (saya+suami) hobi jalan dan jajan alias wisata kuliner, tempatnya pun kami tidak pilih-pilih gak perlu makan di rumah makan asal makanan nya enak kami gak masyalah. Dan setelah saya perhatikan masyarakat sini lebih suka dengan suasana 'emperan' , ada sebuah warung tempatnya nyaman harga pun sama saja dengan emperan tapi orang lebih memilih makan di emperan alasannya lebih terkesan santai.

Rabu, 18 Juli 2012

Warung Lela Bandung (Wale)

Tempat makan yang satu ini sudah cukup terkenal di Bandung, untuk rasa sih menurut saya enak tapi tidak ada sesuatu yang sangat special di menunya. Yang special dan membedakan dengan tempat makan bakso adalah suasana tempat makannya. Kapan lagi bisa nge'bakso' sambil menikmati pemandangan kota Bandung dari ketinggian ^_^


Pertama kali diajak teman makan disini sempat komplain sih, makan bakso aja jauhhh benerrrrr :D hihi tapi emang seru loh apalagi kalau rame-rame atau berduaan sama si 'dia' (suami maksudnya). Udara dago yang dingin sambil menyantap mie yamin bakso yang pedas... uhuyyy manstabbb ^_^
Yang banyak dicari orang sih mie yamin nya ini tapi menurut saya untuk rasa kalah jauh dengan Mie Yamin Akung di jalan Lodaya. Porsinya pas untuk perut saya #eluselus perut bahkan masih bisa icip-icip sop buntutnya Yangti (ketauan deh rakusnya)

slruppppppppp......
Kalau ada yang tidak suka mie dan bakso masih banyak menu yang lainnya salah satunya sop buntut. Sop buntutnya yang aku suka kuahnya bening dan tidak berlemak walaupun kuahnya sudah dingin, potongan daun bawang yang besar-besar dan tomat juga menimbulkan cita rasa tersendiri #tsaaahhhhh bahasanya dah kaya pakar kuliner ajee #tepokjidat :p hehehe

tambahkan sambal, perasan jeruk nipis + kecap......... yummyyy



segerrrr ^_^

Selasa, 17 Juli 2012

Turkish Ice Cream (Es Krim Turki)


Siang tadi cuaca di Berau panassss, dan tiba-tiba terbayang rasa es krim turki yang pernah saya nikmati di Clarke Quay Singapore saat menunggu antrian perahu pada bulan April kemarin.
Awalnya tidak sengaja menemukan 'tukang es krim' ini, saat duduk di pinggir sungai tiba-tiba mata saya tertuju pada sebuah booth yang memampang harga $5 #lihat harga murah langsung ijooo ^_^



Iseng saya datangi booth tersebut karena bosan juga duduk-duduk menunggu antrian perahu, saat dekat baru deh saya ngeh kalau itu penjual es krim turki dan tanpa pikir panjang langsung saya pesan 1 cup ($5) dan 1 cone ($3)


Penjual ice cream Truki ini sering iseng dengan pura-pura memberikan es krim lalu mendadak ditarik kembali sambil berpura-pura menambahkan ice cream. Atau saat cup/cone sudah penuhdan diberikan kepada kita ia tiba-tiba memberikan cup/cone yang kosong, Haura sampai terbahak-bahak melihat kelakuan pedagang ice cream tersebut. Pedagang menggunakan tongkat yang panjang  untuk mengaduk dan mengambil ice cream yang teksturnya seperti permen karet, kadang sang penjual membunyikan lonceng untuk menarik perhatian pengunjung.

cone $3

Ice cream khas turki ini terbuat dari susu kambing dengan adonan sejenis sahlep yang terbuat dari anggrek, sehingga sukar untuk meleleh. Adonannya bisa diangkat sampai ke atas tanpa terjatuh dengan menggunakan tongkat yang panjang. Pedagang biasanya 'unjuk gigi' dan kalau kita terlihat takjub akan semakin 'banyak gaya' :D hehehe


yummy
Rasanya berbeda dengan ice cream pada umumnya yang membedakan ya teksturnya yang seperti permen karet tapi saat masuk ke dalam mulut langsung meleleh #lap iler...  Dannn satu hal lagi yang saya suka rasanya tidak terlalu manis, komposisinya benar-benar pas ^_^ biasanya saat setelah memakan ice cream pasti kehausan karena rasa ice cream yang manis , tetapi ice cream turki ini tidak loh... Aduhhh  jadi tambah pengen :)

saat di sendok tidak terputusss.. duh beneran deh yummyyy

jatah papap sampai diambil sama Haura

Haura jadi gak BT deh nunggu perahu datang ^_^

Clarke Quay