Laman

Minggu, 22 Juni 2014

Behind the scene 'chefbyaccident'

Ahhhhh memang kangen sekali 'nyerocos' disini dan yang paling bikin kangen adalah proses sebelum posting di dalam blog ini. Berhubung tema blog ini seputaran makanan , proses satu buah postingan itu sangat panjaaaaang. Bagaimana tidak panjang, dimulai dengan mempersiapkan bahan masakan lalu memasak setelah matang saatnya melakukan pemotretan, dari sekianpuluh foto yang diambil paling hanya 2-3 foto yang terpilih dengan tidak lupa sedikit dilakukan pengeditan photosop dan ditambahkan copyright. Tidak selesai sampai disitu, saatnya membuat postingan yang terkadang bingung kalimat pembukanya seperti apa dan mencari sumber-sumber teori akurat yang berhubungan dengan postingan kita, dan setelah itu taraaaaaa selesailah ^_^ #lapkeringet

Nah karena saya adalah seorang ibu cantik (abaikan) dengan 2 anak maka ada tantangan tersendiri lagi. Ada yang bilang "ibunya suka ngeblog , itu anaknya gimana ?" eitsss jangan salah proses yang bergitu panjang yang saya ceritakan di atas bisa dilakukan dengan melibatkan anak sama seperti bermain dengan anak. Ah mana bisa ? serius bisa loh dan sekarang seperti menjadi suatu kebiasaan ketika saya selesai memasak Haura dan Hanif berkomentar "mam, foto dulu makanannya" :) hihihihihi Makanya Haura sampai merengek meminta dibuatkan blog, katanya ia juga ingin punya blog kaya mamam. Walau baru satu postingan yang ia buat tapi ini cukup membuat saya bangga, di umurnya yang baru menginjak 4 tahun ia sudah berpikir untuk memiliki blog (sambil mikir, saya umur 4 tahun masih lari-lari pakai kaos dalem gak kepikiran hal-hal seperti ini). Yang mau lihat blog Haura bisa mampir disini .

Panjang kan prosesnya ? jadi jangan heran kalau ada pemilik foto atau blog yang sewot kalau ada orang main ambil foto/artikelnya lalu diakui milik mereka :)

Ini ada beberapa file 'yang di buang sayang' alias behind the scene nya ... kadang saya tidak bosan untuk melihat tingkah laku anak-anak ketika heboh saat masak atau ikut-ikut mengatur props ketika pemotretan atau mereka memagangi reflektor. Yang paling lucu ketika mereka curi-curi ingin ikut terfoto dengan objek foto :)


Tips bikin renyah ayam goreng crispy

Ayam salah satu makanan favorit Haura, dan tidak pernah ada bosannya menyantap makanan yg satu ini. Ahhh kakak Haura ini mentang-mentang mamamnya jualan ayam #keselek.
Oiya gara-gara saya ambil franchise salah satu healthy fast food saya dapat ilmu banyak tentang bagaimana membuat makanan jenis gorengan menjadi crispy, yaa ala-ala ayam ke-ef-si gitu dehhh :p

Berhubung saya ini type wanita yang manis, baik hati dan tidak sombong #keseleklagi , saya coba berbagi tips&triknya yaa (ssttt... jangan bilang siapa2 ya bisa2 saya diprotes sama pemilik franchise)


Chicken Popcorn

Dengar nama chicken popcorn jangan bayangkan makanan terbuat dari jagung ya , mungkin dipilih 'popcorn' karena bentuknya yang menyerupai popcorn kalau rasanya sih jauh sekali dari popcorn beneran. Cara membuatnya hampir mirip dengan ayam goreng crispy hanya bedanya ini hanya menggunakan filllet daging saja. Tulang ayamnya tidak perlu dibuang bisa dimanfaatkan menjadi kaldu sop sayuran sehingga tidak mubazir.


Jumat, 20 Juni 2014

Muffin Kentang

Halooo..... akhirnya saya bisa kembali 'eksis' nih, setelah sekian lama tidak pernah membuat postingan di rumah satu ini. Ada banyak alasan selain koneksi internet yang mati total dari bulan September 2013 yang akhirnya saya menyerah untuk memutuskan 'ikatan' dengan speedy T______T

Gimana gimana gimana ? ada yang kangen gak nih ? *GR tingkat dewa
Sebenarnya banyak sekali cerita yang saya ingin ceritakan tapi mungkin satu-satu dulu yaa, bahkan saya sampai baru sadar pemenangan saya sebagai juara favorit blog di Majalah Sekar 2012 belum sempat membuat postingannya T__________T*basiiiii

Selain sudah pasangnya jaringan internet baru saya juga jadi semangat kembali menulis setelah salah satu sahabat baik saya meninggal dunia, dan ternyata tulisan-tulisan yang telah ditulis almarhum mengobati rasa kangen saya. Akhirnya saya bersemangat kembali, ya jika suatu saat nanti kita tidak ada, tulisan, ocehan di dalam blog ini bisa dibaca anak-anak nanti.

Ok kali ini ingin sekali sharing tentang muffin, ya lagi-lagi muffin 'sehat' yang saya coba buat. ehm bukannya sok sehat tapi percaya deh masak makanan sehat itu jauh lebih mudah dibanding junkfood  ^_^
 



Minggu, 01 September 2013

Dendeng Balado

Ini adalah makanan yang mempunyai cerita tersendiri dengan salah seorang sahabat saat masih duduk di bangku SMP bernama Hydria. Jadi ceritanya ia berasal dari Padang dan kebetulan ia tinggal di Bandung bersama om nya karena terpisah dari orang tua terkadang mendapat kiriman rendang dan dendeng balado dari Ibunya. Kami bersahabat berempat (Ria, Yani , Hydria dan Saya) terkadang sebelum pulang ke rumah  kami main di rumah Hydria selain jaraknya dekat dan tidak ada orang tua kami merasa tidak sungkan. 
Terkadang Hydria sering memberikan kami dendeng / rendang jika mendapat kiriman untuk dicicipi tapi porsinya sedikiiiit :)hihihi mungkin dihemat untuk jatah makan selama 1 bulan ... 
Rasa dendeng buatan ibunya Hydria ini enaaaak sekali saking enaknya pernah saat tuan rumah sedang mandi dan kami memang sedang mengobrol di dalam kamar kami 'mencomoti' dendeng yang ia simpan.
Hydria : "Hayooo siapa yang ngambil makanan ?"
X : "Engga kok dari tadi ngobrol aja"
Hydria : "Ini ko bau dendeng balado" 
Saat Hydria mendekat lalu ia bilang "Itu di giginya pada nyempil cabe" DAMN.. ketauan :D hahahaha
Kami berempat reflek tertawa sampai perut sakit sejak saat itulah dendengnya disimpan di tempat yang aman :p hihihihi

Sejak saat itu pula dendeng balado yang digoreng kering menjadi salah satu hidangan favorit jika saya makan di RM Padang dan ketika ke Bogor main  ke rumah Hydria disuguhi dendeng pasti teringet tragedi cabe nyempil tersebut :p hihihi  Kadang tidak terasa sepertinya baru kemaren emaknya Haura ini nyolong dendeng eh sekarang anaknya dah 2 ajeee :) 

Tapi kebetulan resep ini saya dapat dari Uni Layla Murad salah satu teman di Berau yang asli Padang, kalau disuguhi dendeng sama Uni gemes pengen bungkus :)
 

mini fu yung hai

Ada satu restoran chinese food di Bandung yang sampai saat ini menurut saya tidak ada tandingan rasanya tapi sayangnya setelah tahu bahwa menggunakan minyak babi kami tidak pernah membelinya lagi. 
Jangan-jangan memang minyak babinya itu yang bikin enak T_______T tapi sekali haram tetep haram , ya gak ? dan memang sampai saat ini saya belum menemukan chinese food seenak di restoran tersebut.
Dari sanalah saya tahu ada makanan bernama fu yung hai dan sampai sekarang menu tersebut menjadi salah satu menu yang selalu saya pesan.

Fu yong hai atau Fu yung hai (Hanzi: 芙蓉蛋, hanyu pinyin: fú róng dàn) adalah masakan Tionghoa yang dibuat dari telur yang didadar dengan campuran berupa sayuran, daging, atau makanan laut. Isi campuran bisa berupa daging ayam, daging sapai bahkan daging babi, dan sebagainya yang dicincang halus. Fu yong hai dimakan bersama saus asam manis yang biasanya terbuat dari  tomat dan kacang polong tetapi ada juga saus yang disertai dengan potongan nanas di dalamnya. Fu yung hai bisa ditemukan di Indonesia Inggris dan Amerika. Nama Fu yung hai berarti potongan telur fu yung, yang berasal dari resep penduduk Cina daratan dari Shanghai. 

Terinspirasi dari fu yung hai ini dan kebetulan mempunya cetakan kue talam maka saya mencoba membuat mini fu yung hai untuk 2H dan berhubung mereka tidak terlalu suka rasa saos-saosan maka saya mencoba berimprovisasi dengan membuat saos dari campuran mayonaise dan ubi ungu (hadeuhhhh ini ubi ungu nongol lagi) :p 


Rabu, 14 Agustus 2013

Candil Ubi Ungu

huaaaa ternyata sudah hampir 2 bulan tidak ada postingan terbaru di sini, kangennnn.... Bulan Juli sedang banyak project salah satunya project penulisan buku *bocoran* .. mohon doa yaaa, semoga rampung dan gak malu2in #tutupmukapakepanci.
Bulan Ramadhan kemarin sempat membuat candil ubi ungu untuk dijual dengan nama 'Candil Janda' , kenapa 'janda' karena warna ungu identik dengan warna janda :) hihihihi Alhamdulillah laku dan banyak yang suka dan akhirnya berhenti karena keterbatasan tenaga kerja T____T
Salah satu makan takjil yang paling saya suka adalah candil karena teksturnya yang kenyal-kenyal. Ada yang menyebutnya candil ada juga yang menyebut makanan ini biji salak. Bahan-bahan pembuatnya juga bermacam-macam , ada yang dari tepung ketan , ubi jalar bahkan tepung kanji. Kebetulan kali ini saya membuat dari campuran bahan ubi jalar dan tepung kanji. Karena sebagai fans berat 'ubi ungu' bahan ub ijalarnya menggunakan ubi ungu, agar lebih eksotis *tsaaaaaaaaaahh

Bahan :
250 gram ubi ungu kukus dihaluskan
100 gram tepung kanji
 1/4 sdt garam
    1 liter air untuk merebus

Bahan kuah :
    1 liter air matang   
    1 buah kelapa
    3 lembar daun pandan
500 ml air 
       gula cair secukupnya

Cara Membuat :
  1. Campur ubi ungu, tepung kanji dan garam lalu uleni sampai kalis (sebaiknya saat ubi masih hangat)
  2. Bentuk adonan menjadi bulatan kecil dan masukkan ke dalam air yang telah dididihkan, ketika adonan telah mengambang angkat
  3. Untuk kuah, blender kelapa dan air matang lalu saring
  4. Rebus air, gula dan daun pandan lalu masukkan candil yang sudah matang 
  5. Sajikan candil dengan santan segar sesuai selera

Mengapa santan segar ? karene santan segar yang dididihkan mengandung lemak jahat

Selasa, 11 Juni 2013

Buletin LaktASI, berbagi ilmu penuh cinta ke pelosok Indonesia

Pada bulan Desember 2012 kemarin saya mengikuti kelas PKM (Pelatihan Konselor Menyusui) selama 40 jam yang diadakan SELASI. Benar-benar terasa mimpi bisa mengikuti PKM tersebut saya sengaja menabung untuk ongkos dan biaya PKM yang memang tidak sedikit. Tujuannya hanya satu saya hanya ingin lebih tahu ilmu konseling yang konon akan sangat bermanfaat dalam kehidupan umumnya dan  kampanye ASI khususnya. Konselor itu bukan hanya sekedar gelar tapi dibalik itu benar-benar tersimpan ilmu yang sangat bermanfaat dan cukup mengubah paling sederhana adalah cara berbicara dan memahami orang lain.



Pemenang Blog Award - ISBA 2012 (Bronze & SIlver)

Berawal saran seorang teman di twitter untuk mendaftarkan blog ini ke Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 . Lalu saya iseng saja mencoba mendaftarkannya dan kebetulan bulan-bulan selanjutnya saya jarang cek facebook lalu tiba-tiba betapa kagetnya saya ada yang mengirimkan inbox bahwa saya memenangi 2 award sekaligus untuk kategori bronze dan silver. 
Rasanya senang bukan main apalagi saat ditanya alamat rumah untuk dikirimkan hadiah #eh . Alhamdulillah bisa memenangkan award ini kalaupun dapat hadiah itu tambahan rejekinya hehehehe


Sabtu, 08 Juni 2013

Puding Telor Ceplok

Semalam tidak sengaja membaca recent updatesnya mba Ecka di BBM tentang puding telor ceplok, karena penasaran saya minta tolong mbah google untuk mencarikan informasi tentang puding itu. 
Wowwww ternyata bentuknya lucu dan mirip sekali telor ceplok dan yang membuat puding ini unik dalam bahannya bahkan sama sekali tidak mengandung telor/telur (ini bingung yang benar telor apa telur yaaa? ahh whatever)

Nah setelah browsing sana-sini akhirnya ketemu blognya mb Retno hanya resepnya saya modifikasi sedikit karena ketidaktersediaan bahan tapi setelah dipraktekan saya melakukan kesalahan disana-sini. Dan setelah lihat resepnya mba Ecka tyang memakai susu UHT menghasilkan bentuk yang lebih mulus dan kinclong.


Jumat, 07 Juni 2013

Mini Pancake Ubi Ungu

Tiga hari yang lalu saat belanja keperluan warung tiba-tiba mata tertuju pada cetakan kue lumpur dengan bahan yang tebal dan bentuk yang rapi tddak seperti kebanyakan cetakan yang biasa saya lihat. Saat saya tanya harganya ternyata lumayan juga, pemilik toko memberikan harga Rp. 85.000,- setelah tawar manawar akhirnya diberikan harga Rp.70.000,- #lumayannn.
Baru pagi ini cetakan itu bisa dipergunakan dan yang terpikir adalah membuat pancake lebih tepatnya mini pancake, papapnya 2H hanya sekali mangap dan  kunyah makan pancake yang satu ini, maklum ukuran mini.
Stock ubi ungu masih 500 gram lagi di kulkas, lalu mencoba mencari resep yang mudah dan gampang taraaa jadilah pancake ubi ungu. Resep didapat dari webnya teteh Farah Quinn <---'teteh' #ngikik
Tapi karena keterbatasan bahan yang ada jadilah sedikit dimodifikasi.
Masih tersisa 250 gram  lagi nih, besok bikin apa lagi ya (mabok ubi ungu). 


Pancake Ubi Ungu
source: Farah Quinn

Bahan:
250 gr ubi ungu, kukus dan haluskan
100 gr tepung terigu
50 gr gula pasir
1 sdt baking powder  --> skip
¼ sdt soda kue  --> skip
200 ml yoghurt tawar --> saya ganti jadi 200ml susu cair (tidak ada yoghurt di Berau) #poorme
200 ml susu cair
2 butir telur
2 sdm mentega tawar, lelehkan  --> saya ganti minyak goreng

Saus nanas --> saya ganti dengan parutan keju
250 ml air santan
100 ml jus nanas
4 sdm madu
Nanas segar, potong kotak

Cara Membuat :
  1. Campur rata ubi ungu, tepung, gula pasir, baking powder, soda kue dan kayu manis bubuk dalam mangkuk. Sisihkan
  2. Kocok yoghurt, susu dan telur dalam mangkuk lain dengan ballon whisk. Masukkan campuran ubi ungu kedalamnya, kocok kembali hingga menjadi adonan yang licin
  3. Panaskan wajan datar diatas api sedang, olesi dengan mentega leleh / minyak goreng. Tuang satu sendok sayur adonan kedalam wajan
  4. Masak hingga matang dan berwarna agak kecoklatan. Lakukan berulang-ulang hingga adonan habis. Sisihkan
  5. Saus nanas: blender semua bahan saus kecuali air santan, setelah itu rebus santan dengan api kecil lalu masukkan bahan yang telah diblender tadi. Masak hingga matang dan agak mengental
  6. Sajikan pancake dengan saus nanas
  7. Sajikan dengan olesan mentega dan taburan keju parut



Ubi Ungu ternyata banyak sekali manfaatnya bagi tubuh kita, jadi jangan malu ya kalau kita menyantap ubi ungu. Ngemil ubi rebus itu tidak usah gengsi takut dibilang 'ndeso' , hari gini masih gengsi makan makanan sehat ? plis deh ^_^

bangun tidur setelah makan jeruk, 30 menit kemudian lanjut 'breakfast'

mini pancake 'original'

mini pancake ubi ungu keju

Ubi Ungu nan Eksotis


Varietas ubi yang satu ini memang eksotis sekali karena warnanya, saya pribadi suka sekali mengolah bahan makanan ini. Warna ungu almi yang terkandung di dalam ubi menambah nilai plus dalam mengolahnya. Hampir semua resep cake, cookies bahkan mie bisa dimodifikasi dengan menambahkan ubi ini, selain berjuta manfaat yang terkandung di dalamnya dapat juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami makanan. Hari gini masih pakai pewarna sintetis ??? :p