Halaman

Tampilkan postingan dengan label Sapi (Beef). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sapi (Beef). Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 September 2016

Tips Menyimpan Daging Qurban (Sapi /Kambing)

Alhamdulilah dua hari lagi Hari Raya Idul Adha dimana umat muslim melakukan qurban, dan itu artinya saatnya mengolah daging sapi/kambing. Nah biasanya setelah mendapat 'jatah' daging qurban terkadang kita tidak langsung memesak semuanya tapi menyimpan sebagian. Setelah membaca berbagai artikel tentang bagaimana cara menyimpan daging dengan benar dai berbagai sumber rberikut saya tulis rangkumannya. Semoga bermanfaat 

photo : lintas news

Jumat, 19 Agustus 2016

Meatball Barbaque Sauce


Anak-anak doyan daging sapi tapi kadang susah dapet daging has dalam yg empuk, ngakalinnya? Daging dicincang dulu baru diolah 😁😁😁

Biasanya sih dibuat bolabola daging atau patty dengan bumbu semur atau dirawon. Nah kali ini coba dibumbuin saos BBQ 😘😘😘 Hanif sampe nambah loh 😁😁


Selasa, 22 September 2015

Meatball bbq sauce

Beberapa waktu lalu saya pergi ke Rumah Pemotongan Hewan bareng ibu-ibu komplek. Disana panik warbiyasakkk,  panik karena lihat daging sapi, tulang, jeroan yang segar tapi apadaya bawa uang alakadarnya :)hehehehe

Setelah berbelanja daging, tulang dan paru akhirnya kami pulang dengan hati senang #syalallalala
Daging saya bagi per 250gram,  tulang saya rebus dengan panci presto lalu saya bagi per porsi masakan, untuk paru langsung saya masak untuk stock makanan. Setiap bahan makanan setelah dibersihkan saya terbiasa untuk membaginya per porsi besar sehingga jika akan memasak lebih mudah.

Hari ini rencananya saya akan memasak daging, walaupun saya sdh memilih daging has dalam yg empuk tapi kadang anak-anak males ngunyah krn sering nyangkut di gigi. Jadilah untuk beberapa resep masakan daging sapi, daging saya akali dibuat daging cincang dibentuk bola-bola daging.
Nah terinspirasi Swedish meatball yang sempet ngehitz diantara emak-emak gaul,  saya coba bikin meatball ini tapi dengan saus BBQ.


Rabu, 15 Oktober 2014

Angeun Kacang Beureum

Yang bingung sama judulnya ayo tunjuk tangan :) Makanan apa ya ini?  Yg pasti bukan Japanese food lah yaaa :p wkwkwkwk

Angeun = sayur
Kacang = pada tau dong yaaa
Beureum = merah

Jadi dalam bahasa indonesia yg baik dan benar Arti angeun kacang beureum adalah sayur kacang merah. Yess ini makanan dari tanah priangan...  Sebagai orang barat, maksudnya jawa barat #ehm mungkin tau dengan masakan satu ini. Yang paling saya inget kalau sedang liburan ke Garut, alm Amih (baca: nenek) suka dengan sayur satu ini. Cara makannya dengan nasi goreng bawang dan tidak lupa cengek (cabe rawit) dicocol garam. Awalnya saya aneh aja kalau lihat alm Amih makan ko ya cengeknya dicocol garam tapi pas ikut nyoba ternyata enak. Nah kalau nasi goreng bawangnya itu mungkin Memanfaatkan nasi kemarin yg tidak habis, maklum lah jaman dulu kan belum ada magic com atau magic jar. Jadi cara membuatnya pun gampang hanya tumis bawang merah, nasi dan sedikit garam.

Angeun kacang juga nikmat kalau disantap bareng ikan asin sepat dan sambel terasi plus jangan lupa nasi hangat. Dijamin susah untuk berhenti makan kalau menu yang satu ini. Jadi inget juga Amih kan memang punya darah tinggi kadang suka curi-curi makan ikan asin persis kaya anak kecil. Tapi memang bener loh ikan asin dan sambal terasi itu jauh lebih enak dari steak paling mahal sekalipun.

Oiya ada lagi nih yg lucu kalau Amih masak angeun kacang pasti yg habis duluan kuahnya dan bersisa kacang merahnya. Kalau sudah begitu kacang merahnya ditumis dengan bawang merah sampai kering dan ini juga enakkkk.
Hiks.... Jadi kangen Amih... Salah satu bidadari dunia, tidak pernah marah hanya bisa sabar dan ibadahnya yang sangat rajin tidak pernah terlewat shalat sunah apalagi wajib. Puasa senin kamis nya juga rajin sekali. Alhamdulillah saya salah satu cucu yg beruntung sempat menemani memeluk beliau di hembusan nafas terakhirnya.


Minggu, 01 September 2013

Dendeng Balado

Ini adalah makanan yang mempunyai cerita tersendiri dengan salah seorang sahabat saat masih duduk di bangku SMP bernama Hydria. Jadi ceritanya ia berasal dari Padang dan kebetulan ia tinggal di Bandung bersama om nya karena terpisah dari orang tua terkadang mendapat kiriman rendang dan dendeng balado dari Ibunya. Kami bersahabat berempat (Ria, Yani , Hydria dan Saya) terkadang sebelum pulang ke rumah  kami main di rumah Hydria selain jaraknya dekat dan tidak ada orang tua kami merasa tidak sungkan. 
Terkadang Hydria sering memberikan kami dendeng / rendang jika mendapat kiriman untuk dicicipi tapi porsinya sedikiiiit :)hihihi mungkin dihemat untuk jatah makan selama 1 bulan ... 
Rasa dendeng buatan ibunya Hydria ini enaaaak sekali saking enaknya pernah saat tuan rumah sedang mandi dan kami memang sedang mengobrol di dalam kamar kami 'mencomoti' dendeng yang ia simpan.
Hydria : "Hayooo siapa yang ngambil makanan ?"
X : "Engga kok dari tadi ngobrol aja"
Hydria : "Ini ko bau dendeng balado" 
Saat Hydria mendekat lalu ia bilang "Itu di giginya pada nyempil cabe" DAMN.. ketauan :D hahahaha
Kami berempat reflek tertawa sampai perut sakit sejak saat itulah dendengnya disimpan di tempat yang aman :p hihihihi

Sejak saat itu pula dendeng balado yang digoreng kering menjadi salah satu hidangan favorit jika saya makan di RM Padang dan ketika ke Bogor main  ke rumah Hydria disuguhi dendeng pasti teringet tragedi cabe nyempil tersebut :p hihihi  Kadang tidak terasa sepertinya baru kemaren emaknya Haura ini nyolong dendeng eh sekarang anaknya dah 2 ajeee :) 

Tapi kebetulan resep ini saya dapat dari Uni Layla Murad salah satu teman di Berau yang asli Padang, kalau disuguhi dendeng sama Uni gemes pengen bungkus :)
 

Senin, 17 Desember 2012

Bakso

Sebenarnya ini foto H+1 saat hari raya Idul Adha kemarin dalam rangka memanfaatkan daging kurban. Resepnya didapat dari majalah *lupa namanya* sudah keburu kebuang T_________T , rasanya mirip dengan bakso  abang-abang yang jual gerobakan mungkin karena aroma bawang goreng di dalamnya tapi tetap kekenyalannya gak bisa sekenyal yang dijual pada umumnya harus terus ujicoba nihhh... Tapi alhamdulillah my lovely customer sukaaaaa, ketika anak-anak makan dengan lahap apa yang saya masak rasanya bahagia tidak terkira tapi kalau sudah cape-cape masak gak dimakan mata dah gatel aja pengen melotot "ayo habisinnn" :p hihihi *pentung kepala sendiri*

Resep kuahnya juga didapat dari majalah *lupa namanya* T___T , tapi berhubung lagi 'males' ngetik nanti-nanti aja ya resep kuahnya <--- demam 'hoream'



Selasa, 02 Oktober 2012

Sup Tulang (Malaysia)

Pertama makan Sup Tulang ini saat  liburan lebaran di Kuala Lumpur tahun 2004 di rumah  Pak Udin teman Yagkungnya Haura yang sama-sama orang Indonesia, rasanya enakkkkkkkkk banget makanya saya ingat sampai sekarang ... apalagi setelah dimasukan sambal rasanya jadi pedas, asam dan manis. Biasanya di Indonesia menyajikan sambal, kecap dan jeruk nipis terpisah tapi saat itu sambal (cabe rawit halus), kecap dan jeruk nipis sudah dicampur jadi kita hanya tinggal tuang saja gak repot tuang kecap, peras jeruk nipis dll.

Aroma rempah-rempahnya benar-benar terasa dan saat saya coba masak untuk suami tercintah eh ternyata juga doyannn, tapi saya modifikasi nih si sup tulangnya dengan tambahan sayuran kayanya kalau makan gak warna-warni kurang afdol.



Kamis, 12 Juli 2012

Iga Bakar Bumbu BBQ

Dua hari yang lalu saya membeli 1 kg iga sapi , sudah direncanakan akan dibuat 2 menu masakan. Sup iga sapi dan iga bakar untuk keesokan/lusa harinya. Untuk memghemat waktu dan gas iga sapi saya rebus sampai empuk dengan panci presto keseluruhannya, sebagian saya simpan untuk iga bagar keesokan/lusa harinya.

Hari ini saatnya mengolah sebagian iga sapi yang sudah direbus dua hari yang lalu ^_^. Biasanya saya membuat bumbu bakar biasa seperti bumbu bakar untuk ayam / ikan bakar , tapi baru teringat ada seorang teman (Ira) yang memberikan bumbu bbq yang belum pernah terpakai karena pindah ke Jakarta. 


Bahan : 
500 gram tulang iga sapi
    5 siung bawang putih, cacah halus
    1 siung bawang bombay, diiris
    1 buah tomat ukuran besar (rendam dalam air panas lalu buang kulitnya), haluskan
    2 sdm bumbu BBQ
    1 buah wortel potong dadu
    1 buah jagung manis dipipil
    9 buah buncis potong 1 cm
       garam, lada dan gula putih secukupnya
       oregano (kalau ada)
       minyak zaitun / goreng
       air


  

Cara Membuat :
  • Didihkan air lalu masukkan 2 siung bawang putih yang sudah digeprak, garam dan tulang iga sapi, rebus hingga empuk lalu sisihkan
  • Panaskan minyak zaitun/goreng lalu tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum
  • Masukkan bumbu bbq, pure tomat, garam, lada, gula dan tambahkan sedikit air 
  • Setelah mendidih sisihkan
  • Tulang iga yang sudah dimasak baluri dengan bumbu bbq yang sudah dibuat di atas lalu bakar
  • Untuk pelengkap rebus wortel, jagung dan buncis 
  • Sajikan 


Saat dibakar baunya semerbakkkkk, Haura sampai bolak-balik ke dapur menanyakan sudah bisa dimakan atau belum. Papap 2H yang baru saja pulang kantor main comot saja tulang iga yang ada di piring padahal belum ganti baju #tepokjidat. Haura mengahabiskan lima tulang iga sedangkan Hanif cukup puas dengan sayuran rebus dan Papap jangan ditanya dehhh rencana nya tulang iga untuk keesokan harinya ludess tak berbekas sampai 3x sesi bakar-bakaran. Sepertiu biasa tukang masak kebagian sisa-sisa perjuangan sajaaaa :p tapi melihat mereka makan dengan antusias dan lahap sudah bikin kenyang perut :D hahahahaha




Jumat, 28 Januari 2011

Tumis Sapi Maranggi

Masih ingat kan sate sapi maranggi yang beberapa lalu aku posting ?? nah ini versi tumisnya, awalnya sih karena di rumah gak ada tusuk sate ehh iseng ditumis aja supaya cepet n rasanya enak lohhhh... silahkan dicoba ^_^



Ingredients :
500 gram daging sapi dipotong tipis
    5 siung bawang putih
    1 sdm ketumbar
    3 sdm air asam jawa
       gula merah secukupnya
       garam secukupnya




Directions :
Haluskan bumbu bawang putih, ketumbar dan garam lalu tumis sampai berbau harum. Masukkan daging sapi setelah daging berubah warna masukkan irisan gula merah dan air asam. Masak hingga matang ....



Kamis, 06 Januari 2011

Sate Sapi Maranggi

Tahun baru sudah lewat, Idul Adha apalagi.. tapi ci papap tiba-tiba ingin dibuatkan sate. Entah namanya sate apa tapi yang pasti di keluarga besarku kalaau 'nyate' bumbunya seperti ini .. yaaaa anggap lah 'Maranggi-maranggian' hehehe. Dengan bumbu ini sate bisa langsung damakan karena dagingnya sudah diberi bumbu tapi biasanya paling enak dicocol pakai sambal kecap ^_^


Ingredients :
500 gram daging sapi dipotong dadu
    5 siung bawang putih
    1 sdm ketumbar
    3 sdm air asam jawa
       gula merah secukupnya
       garam secukupnya


Directions :
Haluskan bumbu bawang putih, ketumbar, gula merah dan garam lalui masukkan air asam. Daging yang telah dipotong dadu masukkan ke dalam tusuk sate. Rendam daging selama 15 menit dengan bumbu yang telah dihaluskan  (lebih baik disimpan di lemari es) sehingga bumbu menyerap.
Lalu bakar dehhhhhhhhhh..........  (sst.. aku bakarnya di miss hepi..alias happycall doublepan)



oya untuk sambal kecap ...
- rajangan cabe rawit, bawang merah dan tomat lalau disiram dengan kecap manis... simpleeeeeeeeeeeee ^_^

Sabtu, 20 November 2010

Sapi Lada Hitam (Beef Black Pepper)


Masakan ini saya biasa menyebutnya masakan 'kepepet'... Pembuatannya tidak sampai 15 menit *serius*, biasanya saya membuatnya tepat 15 menit sebelum suami pulang untuk makan siang dan memang lebih enak kalau memasaknya mendadak jadi saat disajikan masih hangat....

Ingredients :
250 gram daging sapi diiris tipis
    2 sdm mentega/minyak goreng/margarin
    3 siang bawang putih dipotng kasar
    1 siung bawang bombay diiris melintang
    2 buah cabe merahdiiris
    2 sdt lada hitam (sesuai selera loh ya)
    2 sdm kecap manis
       garam secukupnya
       gula putih secukupnya

Directions  :
1. Panaskan mentega lalu masukkan bawang putih tumis sampai harum
2. Setelah harum masukkan daging sapi, masak sampai keluar air
3. Masukkan bawang bombay, cabe merah, kecap, lada hitam, garam dan gula
4. Masak sampai matang


Note : Bawang bombay dan cabe merah  dimasukkan terakhir supaya tidak terlalu layu pada saat daging matang , tapi sesuai selera juga kalau suka bawang bombay yang matang bisa dimasukkan pada saat awal berbarengan dengan bawang putih :)

Sup Buntut (Oxtail Soup)

Ingredients :
  500 gr buntut sapi, potong menurut ruasnya
2500 ml air
  100 gr wortel potong memanjang
  100 gr kentang potong belah empat
      1 btg daun bawang
      1 btg daun seledri
    1/2 buah pala
     1/2 ruas jahe
          minyak goreng
       5 siung bawang merah
       4 siung bawang putih
     1/2 sdt merica
     1/2 sdt garam

Directions :
Rebus buntut dengan 1000ml air sampai mendidih, tiriskan lalu buang airnya
Rebus kembali buntut dengan 1500ml air lalu masukkan daun bawang, jahe dan pala, panaskan dengan api kecil sampai empuk. Lalu saring kuahnya dan masukkan kembali buntu kedalam kuah.

Panaskan minyak goreng lalu tumis bwg merah, bwg putih, merica dan garam yang telah dihaluskan.
Masukkan ke dalam rebusan buntut, tambahkan wortel dan kentang. Masak hingga matang.

Taburi dengan bawang goreng, daun bawang dan daun seledri