Laman

Senin, 27 Agustus 2012

Membuat MPASI itu Ribet? Masa siiih...?

Sebenarnya tidak seRIBET yang terlihat , terbaca, terbayang, terpikirkan... Intinya niat dan ilmu , kalau sudah niat segala macam hadangan di depan pasti terlewati, ya gak ?
  1. Membuat jadwal menu, ini akan sangat membantu kita lebih fokus dalam berbelanja dan sekalian membuat catatan '3days rule'nya
  2. Persiapan 'alat tempur' , tidak perlu yang mahal ko sesuaikan dengan budget (panci kukus, parutan kelapa, saringan teh/kelapa, pisau, talenan, mangkok&sendok untuk makan bayi) Kalau sudah punya blender tinggal beli saja mangkok blender yg untuk bumbu basah jadi nanti kita gunakan khusus untuk makanan bayi , jangan lupa ya perlengakpannya jangan di campur dengan peralatan masak di dapu
  • 6m pure buah , buah diblend/dihaluskan/diparut
  • 7m bubur lembut , pati + sayuran
  • 8m bubur saring , pati + sayuran + protein


Makanan sumber pati
Nasi : beras putih, merah, hitam --- direbus hingga empuk lalu dihaluskan
Kentang, ubi jalar (merah,ungu, kuning), singkong --- dikupas dimasak hingga empuk lalu dihaluskan
Jagung --- diiris dari tongkolnya dimasak hingga empuk lalu dihaluskan
Oat/Havermut --- dimasak hingga matang lalu dihaluskan

Sayuran
Bayam , kangkung, sawi hijau, sawi putih, pakis--- diambil daunnya dicincang halus/dihaluskan , dimasak hingga empuk
Wortel --- dikupas, dihaluskan/diserut , dimasak hingga empuk atau sebaliknya dimasak dulu baru dihaluskan
Brokoli, kembang kol --- diambil daunnya , dimasak hingga empuk lalu dihaluskan
Buncis, kacang polong --- dimasak hingag empuk allau dihaluskan
Sayur: 3warna / hari; 1.5 - 2.5 cangkir/hari

Makanan sumber protein
Telur--- direbus lalu dihaluskan
Ikan --- dibersihkan duri-durinya, daging ayam dikukus lalu dihaluskan
Daging sapi --- direbus lalu dihaluskan
Kacang merah, kacang hijau, kacang tolo (direndam dulu) --- dimasak hingga empuk lalu dihaluskan, untuk kcg merah kering direndam dulu
Tempe dan Tahu --- dimasak lalu dihaluskan

Untuk penyajian bubur saring saya mengikuti 'ala' dr. Purnamawati , jadi bahan makanan karbo/pati, protein dan sayuran tidak dicampur aduk saya sajikan masing-masing dengan maksud agar anak dapat merasakan masing-masing citarasa dari tiap bahan makanan. Tapi kadang kalau bayi saya sudah mengenal makanan tersebut dan sudah lulus 3 hari toleransi alergi ada beberapa resep saya campurkan. Keuntungan lainnya dibandingkan kakaknya yg dulu MPASI nya dicampuraduk hampir tidak pernah GTM , saat GTM melanda bayi lebih memilih memakan karbo/pati dan sayurnya atau malah sayurnya saja, patinya saja bahkan proteinnya saja. Jika dicampur aduk sat bayi tidak mau makan , ya semua tidak dimakan.. ya gak ?


Contoh jika akan memasak MPASI 'kentang, wortel, ikan' ..
  • Bersihkan ikan jika dagingnya tebal ambil bagian dagingnya saja, lalu baluri dengan air perasan jeruk nipis atau dibalur dengan bawang putih yg sudah dicacah
  • Cuci, kupas dan potong-potong wortel dan kentang.
  • Panaskan panci kukusan lalu masukkan ikan setelah 10 menit, baru masukkan kentang dan wortel kukus sampai empuk
  • Jika menggunakan blender, haluskan kentang terlebih dahulu lalu sisihkan. Bersihkan blender dengan cara memasukkan air matang lalu diblend dan buang airnya. Daging ikan dihaluskan dengan menggunakan blender, lalu kembali dibersihkan seperti cara sebelumnya. Wortel dihaluskan sampai lembut jika kesulitan bisa menambahkan sedikit air
  • Jika menggunakan saringan biasa juga urutannya seperti di atas, kentang disaring lalu saringan kawat dibersihkan dengan air matang lalu daging ikan dicincang dan disaring sampai halus. Untuk sayuran keras diparut tapi untuk daun-daunan dicincang halus sekali.
See ? gak ribet kan ??? Akan lebih seru jika sayurannya lebih dari satu jenis mangkok akan berwarna-warni, yang makan senang yang masak bahagia ^_^
Peng'halus'an pun disesuaikan dengan kemampuan bayi dari mulai dihaluskan banget sampai disaring agak kasar lalu diparut sehingga ada teksturnya :)

NO SALT+NO SUGAR
Garam dan gula sudah terpenuhi dengan sendirinya dari makanan kita. Garam (natrium): sudah didapat dari telur, ikan, ayam, daging, plain yoghurt.Gula: dari buah dan pati.
Garam - gula nakal (tidak perlu dikonsumsi oleh bayi, orang dewasa juga harus mengurangi): garam dapur, makanan asin seperti keju, kecap, kaldu instan, gula pasir, sufor, meises, selai coklat, permen, sereal nakal (milo, coco crunch, honeystar,dll)


Empati Empati Empati... tidak mengukur ambang cita rasa bayi degan cita rasa kita yg sudah rusak :)hehehe

Happy Healthy cooking
sekali lagi CMIIW yaaa, saya juga masih belajar dan terus belajar .. ini hanya sekedar sharing saja dari pengalaman bukan berarti saya ahli gizi loh yaa..

Julia
http://chefbyaccident.blogspot.com

2 komentar: