Laman

Senin, 27 Agustus 2012

Minyak Goreng Cocok Untuk Muffin

[MASAK PUN ADA ILMUNYA] Mahir memasak butuh pengetahuan kuliner/gastronomi dan keterampilan. Lebih baik lg jika ditunjang dg pengetahuan (bio)kimia pangan. [Secara intuitif & empirik, nenek moyang kita pun melakukannya. Misalnya: Di Bali, bikin kue apem kukus dg bungkus daun nangka, agar apem tidak cepat basi. Di Jogja, masak gudeg dicampur daun jati - bukan hanya untuk membuatnya merah, tp jg agar gudeg lebih awet. Sebelum digoreng, bawang merah iris dicampur sedikit garam, agar hasil gorengannya renyah & tidak cepat layu. Semua itu ada alasan "ilmiah (bio)kimia pangan"nya.]



*****
MINYAK GORENG: COCOK UNTUK MUFFIN
Ada bahan khusus yang menjadikan muffin bertekstur ‘berat’, tapi remah dan ‘ngeprul’. Sebagai sumber lemak, sebaiknya gunakan minyak goreng untuk membuat adonan muffin, bukan mentega. Minyak goreng tidak memiliki sifat mengemulsi sebagaimana mentega, sehingga menghasilkan tekstur muffin yang khas. Jika menggunakan mentega, tekstur muffin akan mendekati cake, karena mentega mengemulsikan air dan lemak, sehingga keduanya bisa bercampur dengan baik.
*****

Sumber : Wied Harry

Tidak ada komentar:

Posting Komentar