Laman

Rabu, 21 November 2012

Daun Pandan ( Bisnis dan Idealisme )

Jika ada yang berkomentar bahwa bisnis dan idealisme tidak bisa dipersatukan itu adalah omong kosong. Bagi saya hidup berbisnis tidak hanya uang semata, ya bukan berarti saya tidak butuh uang toh memang tujuannya bisnis untuk mendapat uang kan kecuali kalau memang kegiatan 'non profit'. Tapi ketika melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang ada di hati menjalaninya lebih happy. 
Belajar dari beberapa teman dan berkaca dari para sahabat akhirnya saya mantap untuk benar-benar menyatukan kembali idealisme dan bisnis ...
Hal yang paling saya cermati jika 'jajan' di luar adalah pemakaian MSG yang berlebih, pemakaian bahan sintetis, kebersihan dan kecurangan. Sebagai keluarga yang hobby jajan saya selalu mendapati setelah enak 'menikmati' jajanan kadang ada rasa haus yang tak henti-henti atau tiba-tiba kepala terasa berat. Yup setelah konsultasi dengan dokter itu adalah salah satu efek dari MSG, memang tidak semua orag merasakannya mungkin karena saya terbiasa hidup 'MSG free' jadi ketika ada suatu makanan sintetis berlebih tubuh bereaksi. Walaupun sekarang makin heboh ada artikel yang menyebutkan bahwa MSG aman , nah kalau bisa yang alami kenapa harus yang buatan .. ya gak ??? 

Saya jatuh cinta pada salah satu rumah makan di Bandung yang menyajikan makanan dengan piring dan gelas seng bagi saya itu adalah pengalaman yang unik. Sejak saat itulah saya menyukai peralatan 'jadul' , tak heran saya sampai meminta tolong adik ipar untuk mencari peralatan tersebut di Cianjur lengkap dengan 'boboko' dan  'coet' kayunya. 

Untuk menu saya memilih menu tradisional dan menyelipkan satu menu berbau 'western' yaitu steak , di Berau makanan steak yang terjangkau masih jarang kami hanya bisa menemukan di restoran 'kelas atas' atau hotel yang harganya selangittttttttttt. Menu indonesia lainnya standar saja ikan bakar/goreng, ayam bakar/goreng, iga bakar , nasi goreng, mie goreng dll. Sementara minuman masih yang standar juga seperti teh manis, es jeruk, aneka juice dll. Oiya saking parnonya dengan 'es batu' saya pun sengaja membeli freezer khusus es batu , es batu dari air minuman bukan air keran seperti kebanyakan es batu di pasaran. Saya tidak main-main di bisnis ini saya ingin semuanya sesuai 'standar' saya dan keluarga. 

Proudly Present 


Mengapa 'DAUN PANDAN'
Nama ini didapat hanya 3 hari sebelum pembukaan warung Daun Pandan itu sendiri dan orang yang paling berjasa dalam hal ini adalah salah satu sahabat saya Niken Pratiwi *pelukkkkk*
Saya pun mempunyai sahabat-sahabat yang tersebar di seluruhhhh Indonesia (ya betul di seluruh Indonesia , seru kannn??) yang selalu dengan setia memberikan ide nama untuk warung ini ... yuks kita simak beberapa idenya 'Talenan', 'Panci Gosong', 'Wajan Gosong', 'Ketumbar', 'Kemangi', 'Centong Nasi', 'Teras Rumah', 'Rumah Pandan', 'Rumah Makan' <---*gubrakkk* dan masih banyak ide-ide ajaib lainnya ^_^ #peluk Buti, Dyah, Diah, Dina, Desi, Eka, Irma, Lidya, Nely, Ratih, Risa, Uci, Mamoy, Winda... (yang belum kesebut harap ngacuuung) ^_^. Alhamdulillah saya dikelilingi sahabat-sahabat yang baik hati dan tidak sombong, rajin menabung gemar menolong :p hihihihi 


Jl. Mangga II no 12 Tanjung Redeb - Berau  77311  Kalimantan Timur Ph. (0554)22271
Banyak beberapa hal dalam proses memasak saya tetap mempertahankan bahan alami walaupun jika dengan bahan sintetis biaya operasional akan dapat ditekan tapi ya kembali lagi ke 'idealisme' tersebut
  1. Menghilangkan bau amis pada ikan dan ayam biasanya dengan cuka sintetis tapi kami memilih menghilangkan bau amis dengan jeruk nipis 
  2. Gula cair saya ditawari 'biang gula' yang katanya bisa menghemat pemakain gula tapi kami tetap menggunakan gula putih biasa walau itu berarti keuntungan kami menjadi sedikit
  3. Bahan ikan, daging sapi, ayam selalu segar kami tidak menggunakan pengawet apapun caranya adalah kami memproduksi setiap hari.
Ayoooo siapapun yang akan datang ke Berau jangan sungkan untuk hubungin saya , insyaAllah saya akan menjamu dengan sepenuh hati ^_^

Beberapa Menu Andalan DAUN PANDAN .. (Jangan lupa jempolnya ya di http://www.facebook.com/daunpandan00)
selalu jatuh cinta dengan peralatan jadull

Ayam Bakar Kremes

Next Menu : Teh Pandan

Satu Gelas gak akan pernah cukup.... trust me :)

Iga Bakar

Ikan Bakar

Steak

Nasi Goreng Pete

4 komentar:

  1. nama gw gak disebut gak apa-apa kok jul asal dikasih vocer daun pandan plus tiket ke berau hehehe. sukses ya Jul

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah..moga makin sukses terus ya jul..*peluk

    BalasHapus
  3. kakak ipar sy ada yg tinggal di Berau, siapa tau sy ada rejeki bs ke Berau :D

    BalasHapus
  4. salam kenal mba ^^
    wahh.. berarti bisnisny ada 2 mb, yg bebek belur jg kan? mantap mba.. saya jd terinspirasi yg msg free... pgn buka usaha kuliner jg, tapii msh dlm to do list.. blm bs dieksekusi.. doain y mba ^^
    sukses mb ^^

    BalasHapus