Laman

Minggu, 01 September 2013

mini fu yung hai

Ada satu restoran chinese food di Bandung yang sampai saat ini menurut saya tidak ada tandingan rasanya tapi sayangnya setelah tahu bahwa menggunakan minyak babi kami tidak pernah membelinya lagi. 
Jangan-jangan memang minyak babinya itu yang bikin enak T_______T tapi sekali haram tetep haram , ya gak ? dan memang sampai saat ini saya belum menemukan chinese food seenak di restoran tersebut.
Dari sanalah saya tahu ada makanan bernama fu yung hai dan sampai sekarang menu tersebut menjadi salah satu menu yang selalu saya pesan.

Fu yong hai atau Fu yung hai (Hanzi: 芙蓉蛋, hanyu pinyin: fú róng dàn) adalah masakan Tionghoa yang dibuat dari telur yang didadar dengan campuran berupa sayuran, daging, atau makanan laut. Isi campuran bisa berupa daging ayam, daging sapai bahkan daging babi, dan sebagainya yang dicincang halus. Fu yong hai dimakan bersama saus asam manis yang biasanya terbuat dari  tomat dan kacang polong tetapi ada juga saus yang disertai dengan potongan nanas di dalamnya. Fu yung hai bisa ditemukan di Indonesia Inggris dan Amerika. Nama Fu yung hai berarti potongan telur fu yung, yang berasal dari resep penduduk Cina daratan dari Shanghai. 

Terinspirasi dari fu yung hai ini dan kebetulan mempunya cetakan kue talam maka saya mencoba membuat mini fu yung hai untuk 2H dan berhubung mereka tidak terlalu suka rasa saos-saosan maka saya mencoba berimprovisasi dengan membuat saos dari campuran mayonaise dan ubi ungu (hadeuhhhh ini ubi ungu nongol lagi) :p 




Bahan:
2 butir telur ayam, kocok lepas
1siung bawang putih, cincang halus
10 gram tepung sagu
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk
50 gram wortel dicincang halus
20 gram brokoli dicincang halus
25 gram daging ayam giling
1/4 buah bawang bombay, cincang halus
minyak untuk menggoreng

Bahan Saus:
mayonaise + ubi ungu rebus di haluskan


Cara membuat:
  1. Aduk telur, bawang putih, garam, bawang bombay, ayam, wortel, brokoli dan tepung sagu.
  2. Panaskan minyak dalam wajan lalu masukkan adonan dan masak sampai matang
  3. Sajikan telur dengan sausnya.

simpel kan ? ya namanya fu yung hai jadi-jadian :p #ngikik tapi yang terpenting customernya suka hanya Haura tidak terlalu suka saus ungu nya kebalikannya dengan Hanif yang terus mencoleki si saos ungu. Ceritanya sedang belajar platting tapi ko jadinya begitu ya #tutupmuka dan mood jepratjepret juga lagi kurang bagus keingetan lensa yang rusak T_____________T Pilihannya hanya dua, service ke jakarta (secara di berau gak ada service center) dan pilihan ke dua beli baru :) #modus hahahahaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar