Laman

Sabtu, 07 Februari 2015

Welcome baby Hasya


 

Ketika terbangun saat pagi hari di tanggal 26 Januari 2015 tiba-tiba saya merasakan kram di bagian perut bawah yg tidak biasanya. Lalu setelah diperhatikan ternyata kontraksi sudah mulai rutin sebanyak 5menit sekali, dan diputuskanlah kami pergi ke rumah bidan.



Sesampainya disana ternyata masih belum ada pembukaan jadi kami kembali pulang ke rumah. Di rumah kembali beraktifitas biasa dengan kontraksi yg saya rasakan sudah mulai rutin tapi tidak beraturan jedanya karena feeling besok pagi sudah ketemu sama baby siangnya saya Panggil ibu yg biasa pijat urut badan dengan tujuan persiapan agar badan relax dan fit.





Oiya selama kehamilan saya selalu mendengarkan cd hypnobirthing ibu Lanny dan Ibu Yessie, karena pengalaman saat kehamilan anak ke-2 memang terasa sekali manfaatnya apalagi saat persalinan. Beberapa kali latihan yoga hamil sendiri dan ikut senam hamil yang diadakan Ibu Nurhayati (Bidan yg mendampingi saya di Berau).


Hari itu saya banyak 'berselancar' di dunia maya untuk mengalihkan perhatian ketika 'gelombang cinta' hadir. Saya menyelesaikan 'hutang' Giveaway Sambal Pecel Kemangi,  membuat promo kaos kaki yang akan dijual Haura, dan iseng melihat-lihat foto Haura dan Hanif ketika baru dilahirkan. Ahhh mamam gak sabar ketemu kamu sayang #elusperut.
Agar tidak khawatir jam 10 malam, kami pergi ke dsog untuk usg dan ternyata bayi memang sudah dalam posisi siap dilahirkan, ketuban masih ok, plasenta ok

Sesampainya di rumah pukul 11.00 malam dan sepertinya saya kesulitan tidur, akhirnya diputuskanlah saya membuka laptop "Pap, aku mau nulis Resolusi Hijau 2015 ah, iseng ikut lomba TNC".  Saya mengetik di pinggir tempat tidur dengan posisi duduk di atas gymball dan sesekali melakukan gerakan pelvic rock dengan iringan cd hypnobirthing.  Kontraksi saya rasakan durasi semakin lama dengan jeda 4-5 menit sekali, saya kembali memberikan waktu jika dalam 2 jam ke depan kontraksi rutin berarti memang tanda melahirkan "sayang, beritahu mamam ya kalau kamu siap keluar dengan aman dan nyaman" #elusperut

Saat melihat jam dinding menunjukkan waktu 01.45 wita saya merasa memang sudah saatnya, lalu kami pergi ke rumah bidan. Dan dengan kontraksi yg sudah cukup menggigit ternyata pembukaan baru 3 T_____T "bu, istirahat aja dulu kemungkinan jam 1 siang ini keluarnya" huaaaaa saya pikir sebentar lagi.

Di tengah menikmati gelombang cinta, tiba-tiba listrik mati. Walhasil saya berkeringat sambil terus merasakan gelombang demi gelombang yg datang setiap 5 menit sekali. Sampai akhirnya saya katakan saya seperti mau mengejan, setelah dicek kembali pembukaan sudah 6 tapi hasrat utk mengejan semakin besar. Menurut Bu Nur ketuban saya sudah tegang dari tadi pagi, akhirnya diputuskanlah untuk dipecahkan. Dan akhirnya saya pindah ke ruang persalinan ditemani cahaya lilin dan lampu emergency karena listrik mati . Hujan turun begitu deras, keringat pun mulai bercucuran menahan panas dan gelombang cinta yang datang bertubi-tubi. Saya terus berusaha 'tersenyum' dan menikmatinya sampai akhirnya setelah ketuban dipecahkan ternyata pembukaan langsung lengkap saat itu juga. Beberapa kali saya mengejan tapi bayi tidak kunjung keluar "sayang,  yuks keluar dengan aman dan nyaman" Selama hampir 30 menit saya berusaha mengejan sampai kecapean akhirnya pada pukul 06.08 wita lahirlah bayi mungil dan langsung diletakkan di dada saya. Ternyata posisi bayi telentang (occiput posterior pregnancy) inilah yg menyebabkan Mengapa bayi agak sulit keluar dan gelombang cintanya lebih dahsyat dibandingkan dengan diinduksi (pengalaman dua anak sebelumnya). Rasamya lega sekali, tdk berhenti kami mengucapkan rasa syukur. Dengan kondisi ruangan yg masih gelap, ternyata saya mengalami robekan kecil dan harus dijahit. Karena kami hanya bertiga (saya, suami, bidan) dan terlalu bersemangat menanti kelahiran bayi sampai lupa mengecek jenis kelamin bayi. Hihihi

Subhanallah rasanya bahagia ketika saya berkesempatan melakukan IMD selama 70 menit didampingi suami, walau ditemani cahaya lilin.






Alhamdulillah telah lahir "Hasya Athifa Wibowo" pada tanggal 27 Januari 2015 pada pukul 06.08 wita...


Semoga menjadi anak yg sholehah, berbakti kepadaorang tua, membawa keberkahan bagi keluarga, agama, nusa dan bangsa



Hanif - Hasya - Haura 

4 komentar:

  1. bayi yang lucuu.. semoga menjadi anak yang sholeha. salam kenal dari jawa ya mbak :)

    BalasHapus
  2. welcome babyhasya :) salam kenal yaa

    BalasHapus
  3. cantik, selamat datang hasya...

    BalasHapus